Heboh Mitos Lembah Gurame

Pancoran Mas | Jurnal Depok

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok telah melakukan survey terhadap 100 pasangan yang melakukan pacaran di Taman Lembah Gurame. Alhasil, dari ratusan responden 100 di antaranya telah putus. Tak hanya survey, mitos tersebut juga belakangan santer terdengar terutama di kalangan remaja.

“Kami telah mensurvei ada 100 pasangan yang datang ke sini untuk pacaran, mereka ternyata putus, survey kami lakukan beberapa waktu lalu,” ujar Hj Ety Suryahati, Kepala DKP Kota Depok, Jumat (26/8).

Dari itu, Ety meminta kepada pasangan yang ingin berpacaran di Lembah Gurame agar tidak melakukan hal tersebut. Dikatakannya, bahwa data tersebut valid dan telah diketahui oleh sebagian besar masyarakat.

“Untuk remaja yang ingin pacaran jangan di sini, bakal putus. Kalau yang dewasa jika terjadi perselingkuhan di sini, itu juga bahaya, nanti digulung tikar bawa ke rumah sakit, kasihan kan,” paparnya.

Untuk meminimalisir perbuatan ‘mesum’ yang dilakukan oleh pengunjung yang sengaja niat melakukan hal itu, pihak DKP telah memasang sedikitnya delapan unit kamera CCTV yang ditempatkan secara tersembunyi.

“Setiap pengunjung yang datang ke sini pasti terekam kamera CCTV, apa lagi sampai melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma. Ada delapan CCTV yang mampu merekam semua titik di Lembah Gurame ini,” jelasnya.

Pihaknya berjanji, jika pelaku tidak kapok melakukan perbuatan itu, maka hasil rekaman CCTV itu akan dibawa dan diadukan ke pihak keluarga. Pihaknya juga memberlakukan sterilisasi setiap pukul 18.00 WIB.

“Jadi, setelah pukul 18.00 WIB tidak boleh lagi ada pengunjung yang masuk ke taman, kami gunakan juga pengeras suara agar mereka keluar taman. Kami tempatkan juga beberapa orang petugas keamanan setiap harinya di lokasi,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk meksimalisasi Taman Lembah Gurame, ke depan pihaknya tengah menyusun program seperti dibangunnya taman bacaan yang nantinya bekerjasama dengan Kantor Perpustakaan dan Arsip.

Hal itu tak lain, agar para pengunjung tidak hanya duduk-duduk saja akan tetapi mampu memanfaatkan sarana edukasi yang telah disediakan.

Walikota Depok, Mohammad Idris yang meninjau langsung Taman Lembah Gurame mengungkapkan, secara umum penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk publik saat ini telah mencapai 11 persen, dan pihaknya akan menambah hingga 20 persen.

“Memang sudah ada juga beberapa taman baik di tingkat RT maupun RW yang jumlahnya kini ada 101 taman. Kami ingin di setiap kelurahan dipetakan jangan sampai satu kelurahan banyak tamannya, namun kelurahan lain tidak ada tamannya,” pungkasnya.taman gurame

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here